adsense

Friday, 21 March 2014

Metode cepat belajar membaca untuk anak-anak

Dunia anak-anak adalah dunia yang sangat indah. Keluguan, kepolosannya menghadapi dunia tanpa beban membuat masa anak-anak adalah masa-masa yang membahagiakan. Di usia anak-anak aktifitas bermain lebih dominan daripada belajar. Tapi bukan berarti anak-anak harus disuruh terus bermain, programkan kegiatan bermain sambil belajar.

Saya pernah mengasuh keponakan yang baru belajar ngomong, setiap hari saya mengajarinya untuk menghapal lagu anak-anak. Anak kecil cepat sekali menghapal lagu, kendati ngomongnya belum lurus. Saya mengajari hapalan lagu anak-anak 'ABCD' dengan sabar dan tekun, sambil  menunjukkan gambar  huruf alfabetnya satu-satu, dan ternyata lagu alfabetpun dengan jelas dan benar dinyanyikan oleh sang anak.  Karena huruf-huruf kapital sudah hapal, akhirnya saya mengenalkan huruf vokal (A, I, U, E, O). 

Mengajar membaca tidak sulit jika anak-anak sudah mengenal huruf alfabet. Dengan mengenal huruf kapital dan vokal, ajarilah  cara menggabungkan huruf kapital dan huruf vokal yang membentuk sebuah kata, misal: ba.., bi..., (babi) dan seterusnya. Pancing anak untuk mengejanya sendiri dengan dipandu oleh kita melafalkan huruf kapital dan vokalnya. Akhirnya otak sang anak terekam dan mampu  mengeja huruf dan membaca membentuk sebuah kata. Jika dilakukan setiap hari sambil bermain dan aktifitas lainnya dengan santai, maka proses metode belajar sambil bermain akan terlaksana dengan baik. 

Kegiatan ini setiap hari saya lakukan, sambil mengasuh dan bermain tidak lupa saya mengajaknya untuk belajar dengan cara menghafal lagu dan nyanyian. Saat itu, keponakanku yang baru bisa ngomong dan bicara, dia juga sudah bisa membaca dengan baik, walau belum memijak bangku TK. Teknik menghapal pelajaran lewat bernyanyi bisa dipraktekkan dengan lagu-lagu lainnya. Seperti menghapal nama nabi dan lainnya. 

Proses belajar sambil bermain adalah cara teknik yang terbaik bagi dunia anak-anak, karena anak-anak tidak rilek dengan tekanan apalagi ancaman. Berbeda dengan dunia anak-anak di zaman dahulu, karena guru mengajinya sering melakukan ancaman jika tidak dapat menghapal huruf hijaiyah dengan waktu yang ditargetkan. Bayangkan! jiwa anak menjadi ketakutan dan kecemasan untuk belajar, apalagi mau menerima pelajaran dengan baik. Lakukanlah kegiatan yang menyenangkan, hingga sang anak menjadi enjoy menerimanya dan proses belajar pun dapat diterimanya dengan lebih mudah.

Kirim pesan Anda

Name

Email *

Message *